Cara Membuat Batu Batako Sederhana

Memang sekarang bahan bangunan melambung tinggi harganya.Bagaimana cara mensiasati supaya kita bisa lebih irit dalam membangun rumah yang layak dan hasilnya maksimal tapi modal kecil. Beikut ini uraian tentang cara membuat batako, Saat ini beton sangat umum dan telah dibuktikan oleh waktu sebagai bahan dinding yang tahan gempa. Beton dapat diproduksi dengan tangan dan mesin. Penggunaan khusus beton ditentukan oleh ukuran dan mutunya. Salah satu jenis beton yang cukup familiar dikalangan masyarakat adalah batako. 

Batako mempunyai sifat-sifat panas dan ketebalan total yang lebih baik dari pada beton padat. Jika dibandingkan dengan batu bata, batako memiliki keuntungan tertentu seperti, beratnya hanya 1/3 dari batu bata untuk jumlah yang sama. Batako dapat disusun 4 kali lebih cepat dan cukup kuat untuk semua penggunaan yang biasanya menggunakan batu bata. Dinding yang dibuat dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara. Semakin banyak produksi beton semakin ramah lingkungan dari pada produksi bata tanah liat karena tidak harus dibakar.
Ø  Bahan – bahan yang diperlukan untuk membuat batako adalah :
-          Semen
-          Air
-          Kerikil kasar
-          Pasir (ukuran halus sampai 5 mm)
Bahan baku yang terdiri dari pasir, semen dan air harus memiliki perbandingan 75 : 20 : 5. Perbandingan komposisi bahan baku ini adalah sesuai dengan Pedoman Teknis yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum tahun 1986.
Ø  Peralatan yang diperlukan :
-          Cetakan batako
-          Ayakan pasir
-          Kotak adukan
-          Sendok semen
-          Sekop
-          Cangkul
-          Ember dan ember penyiram
-          Plastik (untuk menjaga kelembaban)
Ø  Persiapan :
Siapkan perkakas,peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm2ntuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapatkan pasir halus. Pasir harus bersih dari kotoran, sampah dan lumpur.
Ø  Mengaduk Beton :
Kali ini akan dibahas mengaduk beton dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan adalah sebagai berikut :
·         Taburkan sejumlah pasir yang telah diukur setebal 10 cm di kotak adukan
·         Tuang semen di atas pasir dan aduk keduanya secara bersama-sama sampai warna keduanya tercampur.
·         Bentuk adukan menjadi gundukan, dan buat lubang seperti cekungan di tengah;
·         Siram dengan sedikit air secara perlahan dan aduk sampai terbentuk pasta yang merata.
·         Jika menggunakan kerikil, sekarang tambahkan dalam takaran yang sesuai kerikil dan aduk hingga setiap kerikil terlapisi secara merata;
·         Periksa adukan: ambil segenggam penuh adukan dan bentuk seperti bola kecil. Jika bola tersebut tidak retak, dan tangan sedikit basah, adukan siap untuk dicetak.
Untuk perbandingan adukannya digunakan 1 bagian semen bermutu baik + 2 bagian pasir sungai yang  bersih + 3 bagian kerikil + Air secukupnya.
Ø  Langkah selanjutnya adalah siapkan alat cetakan.
1.      Masukkan adukan beton kedalam ember
2.      Tempatkan bagian bawah cetakan ke tempat yang benar (di bawah atap atau tempat teduh lainnya)
3.      Beri oli dibawah cetakan
4.      Tuang adukan beton kedalam cetakan
5.      Letakkan alat tekan cetakan di atas bagian bawah cetakan
6.      Tekan alat tekan lurus ke bawah hingga “bagian kakinya” menyentuh lantai pada ke dua sisi
7.      Injak dengan kaki ke atas “kaki” alat tekan cetakan, tekan cetakan, ambil pegangan bagian bawah cetakan, perlahan – lahan  angkat bagian atas cetakan
8.      Letakkan bagian bawah cetakan ke tanah secara perlahan
9.      Keluarkan peralatan tekan dari bagian bawah cetakan; pisahkan ke samping
10.  Perlahan-lahan angkat bagian bawah cetakan ke atas, dan tempatkan di samping batako yang baru jadi
11.  Biarkan batako yang baru selama 1 hari, jangan kena sinar matahari langsung
12.  Setelah 1 hari, batako ditumpuk dan dilakukan curing selama seminggu
13.  Bersihkan cetakan dari debu dan beri minyak lagi di cetakan dan batako berikutnya siap dicetak.
Gambar macam bentuk  batako
Keterangan:


  1. Panjang 40 cm, lebar 20 cm, tinggi 20 cm, berlubang, untuk dinding luar.

  2. Panjang 40 cm, lebar 20 cm, tinggi 20 cm, berlubang, batu khusus sebagai penutup pada sudut-sudut dan pertemuan.

  3. Panjang 40 cm, lebar 10 cm, tinggi 20 cm, berlubang, untuk dinding pengisi dengan tebal 10 cm.

  4. Panjang 40 cm, lebar 10 cm, tinggi 20 cm, berlubang, batu khusus sebagai penutup pada dinding pengisi.

  5. Panjang 40 cm, lebar 10 cm, tinggi 20 cm, tidak berlubang, batu khusus untuk dinding pengisi dan pemikul sebagai hubungan-hubungan sudut dan pertemuan.

  6. Panjang 40 cm, lebar 8 cm, tinggi 20 cm, tidak berlubang, batu khususuntuk dinding pengisi.

  7. Pada pemakaian batu batako diperhatikan hal-hal berikut.