Cara Cangkok Tanaman atau pohon

Cara Membuat Cangkokan Tanaman atau pohonMencangkok rasanya tak asing lagi bagi kita, bahkan pada saat di SD-pun saya pernah disuruh mencangkok dan bisa hidup saat ditanam. Namun bagaimana membuat cangkokan yang berkwalitas itulah yang sulit.

Ada kiat-kiat khusus untuk memperoleh bibit cangkokan yang berkwalitas. Bibit dibuat dalam ukuran besar. Jadi, tak lama setelah bibit dipotong dari induknya , bibit segera berproduksi. tidak semua tanaman bisa dicangkok. Ada yang mudah ada pula yang memerlukan perlakuan khusus. Yang mudah antara lain jambu biji, jambu air, jeruk mangga dan rambutan. Yang lebih sulit dan memerlukan perlakuan khusus adalah Belimbing, durian dan nangka, mereka yang berhasil mencangkok jenis ini, masuk dalam kelompok yang mempunyai jam terbang tinggi, alias mempunyai ketrampilan khusus. Tetapi kalau ingin memecahkan Guinness world of records cobalah mencangkok manggis.
Untuk membuat cangkokan yang berkwalitas langkah pertama yang dilakukan adalah memilih calon batang yang bagus posturnya dengan ciri-ciri:
  • Batang tegak lurus (vertikal) dan tidak bercabang minimal sepanjang 50 cm.
  • Diameter batang minimal 3 cm
  • Percabangan 3-4 cabang terletak di ujung batang vertikal 50 cm tadi
  • Jumlah daun minimal 4-5 helai per cabang
  • Daun pucuk dalam keadaan dewasa ( berwarna hijau tua).
  • Tidak dalam keadaan berbunga.
Media cangkokan berupa campuran kalau bisa dari kompos (bukan pupuk kandang)dan tanah pebandingan 2:1 sehingga mempunyai beberapa sifat yang merangsang pertumbuhan akar misal:
  • Porus, sehingga mudah ditembus akar-akar muda
  • Ringan, agar tidak membebani batang yang dicangkok.
  • mampu menahan air sehingga media cukup lembap
  • Bahan pembungkus plastik transparan, sehingga bisa mempertahankan kelembapan akar  dan mudah untuk mengontrol pertumbuhan akar
Cara paling praktis adalah dengan memasukkan media cangkok kedalam kantung plastik ukuran 15 cmX 25 cm atau 25 cm X 30 cm. Setelah sedikit dibasahi lalu diikat dan dibentuk seperti bola. Bola-bola media ini siap di gunakan sebagai media cangkokan.
Cara Mencangkok
Proses pencangkokan dimulai dengan membuat keratan melingkar batang sekitar 1-3 cm. Semakin besar diameter maka semakin panjang sayatan yang dibuat. Kulit batang harus benar-benar bersih dari lendir atau getah dengan cara dikerik. Batang yang telah dikerat ini dibiarkan selam beberapa jam, hingga kering angin. Agar akar terangsang tumbuh luka keratan ini bisa diberi hormon perangsang akar seperti IBA, NAA, Rootone, atau steemroot.
Media cangkokan yang telah disiapkan tadi dibelah  menjadi dua, dan ditelangkupkan kebatang yang telah dikerat tadi hingga keratan berada pada tengah media.Media ini kemudian dikat kedua ujngnya, ada baiknya bola yang telah dibungkus tadi dibungkus lag i dengan kertas koran tau semen agar cahaya tidak dapat masuk, karena akar akn tumbih dengan cepat bila tidak terkena cahaya dan dalam keadan lembab.Suntikkan air secukupnya sampai media lembab, jangan sampai terlalu lembab karena dapat menyebabkan pembusukan.
Setelah enam minggu biasanya akar akan terlihat, biasanya  akar yang sehat berwarna putih dan besar dan pada ujung akar banyak ditumbuhi bulu-bulu akar. Tunggu 6 minggu lagi atau sampai akar berwarna kecoklatan, pada saat itu biasanya akar sudah memenuuhi bola media. bersaman dengan panjangnya akar biasanya tajukpun tumbuh dengan lebat bahkan bunga dan buah pun bisa muncul, ini memang menyenangkan tapi sebenarnya hal itu sangat membebani pertumbuhan. Hal ini harus dicegah dengan jalan membuang bagian yang baru tumbuh tadi, tujuannya agar hasil fotosintesa terkonsentrasi pada akar dulu.
Memanen Cangkokan
Cangkokan yang akan dipanen harus desesuaikan besarnya tajuk dengan banyaknya akar. Ukuran ideal cangkokan adalah perbandingan diameter bola media dengan tinggi tajuk = 1 : 5, jika diameter media 20 cm maka tringgi tajuk adalah 100cm. Sebab bila tajuk trlalu rimbun sedangkan akar terlalu sedikit maka setelah dipanen maka tanaman akan layu dan mati, sebab akar tak mampu menunjang kebutuhan air.
Setelah cangkokan dipanen maka ranting dan daunnya segera dipangkas agar tanaman tidak stress, bibit cangkokan ini langsung ditanam dalam polybag dengan media tanam baru dan diletakkan dalam tempat yang teduh hingga tumbuh pucuk baru. setelah pucuk baru terbentuk cukup kuat maka, tanaman siap dipindah ke lapanagan atau ditanam dalam pot besar. Bila anda beruntung maka tanaman akan siap berbunga 3 bulan kemudian.